Autobiography in Five Chapters
Chapter 1
I walk down the street.
There is a deep hole in the sidewalk.
I fall in.
I am lost...I am helpless.
It is not my fault.
It takes forever to find my way out.
Chapter 2
I walk down the same street.
There is a deep hole in the sidewalk.
I pretend I don't see it.
I fall in again.
I can't believe I am in this same place.
It is still not my fault.
It takes a long time to get out.
Chapter 3
I walk down the same street.
There is a deep hole in the sidewalk.
I see it there.
I still fall in...it's a habit now.
My eyes are open.
I know where I am.
It is my fault.
I get out immediately.
Chapter 4
I walk down the same street.
There is a deep hole in the sidewalk.
I walk around it.
Chapter 5
I walk down another street.
source : http://www.huffingtonpost.com/michael-feeley/you-always-have-a-choice_b_6086948.html?&ncid=tweetlnkushpmg00000033
Tuesday, November 4, 2014
Tuesday, October 7, 2014
Wednesday, September 17, 2014
OBLIVION
This is another kind of galau story.
Stop reading if you think it’s ... yeak!
Hoek.hoek.cih.
It starts when there’s a question; why
scrolling on your phone made me like a nosy, a stalker, a thief, you named it.
Not fun anymore.
Not like when we first met. You gave me a lil’
surprise with that cute wallpaper.
Yeah.. that was really sweet you took then
combined my photos became a wallpaper on your phone.
But now ... last nite was hurt me so bad.
Her name. (Yes, i do really hate her. Even
just read her name).
Why?
You became a Flash with your surprising
super-speed-busy-hand just for deleting her name on your chat room. Right when i
have seen her name hang on it first. A second before.
Then ... wushhh ... i couldn’t see anything.
Twice in a row.
You know that what you did is just waking up Hulk
in mine.
Oh come on, i feel sick.
I told you that i hate her. For unknown
reason. Even before you know her.
In normal situation, i think i could getting
angry. Any woman deserves to be angry if their men act like you did.
But i feel so obsessed with this relationship
from the very beginning.
My goal is to reach the finish line together. Not
only i or you. But we, together.
01.40 am
I couldn’t sleep. My curiosity is blooming over my head.
kaBoooM!!!
How did i become so obnoxious?
What is it with you that make me act like
this?
I’ve never been this nasty ...
(Pink - Please Don't Leave Me)
After all,
"True love never run smooth"... rite?
Thursday, September 4, 2014
Grow Stronger
“Learn what is yours, and what is not”
Pasti ada suatu masa disaat kita tidak bisa
berpikir jernih dan merutuki keadaan. Apapun jadi terlihat buram dan
samar-samar. Ingin semua berhenti, hilang.
Bagiku itulah Agustus dua ribu empat belas.
Pengap rasanya seperti memasuki lorong sempit tak berujung.
That time when ...
Semua yang menjadi milik orang lain ingin
kumiliki. Semua yang terlihat bagus untuk orang lain ingin juga melekat bagus
di diriku. Semua pintu yang terbuka untuk mereka, ingin juga kumasuki.
Nyatanya semua hanya teruntuk mereka,
Tanpa aku.
That time when ...
Hatinya harus kuketuk dengan keras, kusentuh
lembut, tapi sesaknya terus membumbung.
Pertanyaan sama selalu muncul. Kenapa kita selalu
tak bisa satu?.
That time when ...
Ia pergi, harapan terakhirku. Nenek
kesayangan.
Orang yang paling aku harapkan hadir di hari
pernikahanku. Setelah mereka pergi.
That time when ...
Their judgement hurts me.
And finally here i am, September was coming.
Allah itu ada. Setelah awan mendung
tersingkap, mentari itu terik.
Kita cuma butuh mengalirkan semua yang
terbendung.
Membebaskan semua yang terkekang.
Saturday, July 26, 2014
H.O.P.E
![]() |
| asianwiki.com |
Sebuah film tentang kekerasan terhadap anak (children abused
and assault). Lagi, korea selatan bisa menuangkan rangkaian kisah yang betulan
terjadi di sekitaran kita (setelah sebelumnya film SILENCED bertema sama). Perih
memang tapi ternyata ada. Kadang, aku lebih suka tutup telinga dengan
berita-berita di TV dibanding ikut peduli atau setidaknya menyimak baik isi
beritanya. I thought that was too cruel, too pain to be spread over.
Sementara Film Silenced menyuguhkan kisahnya dengan cara yang
menegangkan dengan banyak mengambil gambar di malam hari atau tempat-tempat
gelap di sudut sekolah. Mengungkapkan istilah kekerasan dengan cukup gamblang
juga memperlihatkan cara pelaku melakukan tindakan kejinya meski tetap
tersensor. You should pass your teenage to watch this. Hope mengambil sudut
pandang lain; sebuah keluarga. Yup, dua film ini tetap bisa dinikmati dan tetap
bisa menyampaikan isi pesannya dengan baik walau berbeda cara. Silenced bergenre
suspense, thriller, sementara Hope bergenre family drama.
Saat mengikuti keseharian keluarga Su Won (gadis kecil
berusia 8 tahun) bersama ayah dan ibunya langsung terasa sense of belonging
terhadap film ini. Berkat penggambaran yang natural dan detail aku bisa
merasakan kehidupan kelas menengah ke bawah seperti itulah yang dialami banyak
orang dan menjadi bagian di dalamnya. Hingga kejadian naas terjadi terhadap Su
Won. She choked and rapped, causing her permanent disability.
Film ini bisa memberi peringatan bagi para orang tua untuk
dapat mencegah hal serupa terjadi terhadap putra-putri mereka. Pelajaran tentang
bagaimana pemberitaan media yang kita tunggu kebenaran dan kejelasan perkaranya
bisa sangat menyakiti korban dan keluarganya. Bagaimana trauma dan
penanganannya terhadap korban kekerasan anak. Dan apapun kasusnya orang tua
akan selalu setia memberikan yang terbaik demi sang anak. Menurutku Hope juga bisa ditonton satu keluarga termasuk anak-anak, agar bisa memberikan mereka sex education juga menyiapkan diri untuk lingkungan sosial yang gak akan selalu berjalan normal dan manis. Selain kesedihan hal
yang selalu tertangkap kamera film drama adalah ketulusan. Dan itu sukses
menjatuhkan air mata ke pipi.
Sesakit dan sepedih apapun itu, life must and still go on. This
family give us brave and wide heart to face the bright future.
Ada sebuah percakapan yang pilosofis antara Su Won dan terapisnya,
saat Su Won bercerita tentang nenek nya yang selalu berkata “I’m gonna die, I’m
gonna die” dulu dia tidak memahami perkataan neneknya itu. Tapi setelah apa
yang terjadi, Su Won merasa ia mulai mengerti.
“I’m gonna die, I’m gonna die” apa arti kata-kata ini
untukmu? tanya terapis
Su Won terlihat berpikir lalu menjawab “Why was i born?”.
“The loneliest person is the kindest,
The saddest person smiles the brightest,
Because they dont want others to fell the same pain.”
Anynomous~
![]() |
| www.hancinema.net |
Subscribe to:
Posts (Atom)


