Showing posts with label Love n Friends. Show all posts
Showing posts with label Love n Friends. Show all posts

Tuesday, September 27, 2016

Seduan Itu



Suatu pagi sebangun tidur (sebelum aku hamil), dia pernah nangis tersedu sambil berusaha meluk aku.
Aku yang masih setengah sadar, kaget dan mulai menduga-duga. Dia kenapa? Mimpi buruk? Mimpi apa? Ada hubungannya sama aku? Atau orangtuanya? 

Setelah tenang, dia baru bisa cerita. Katanya di mimpi, dia berbuat kesalahan sama aku. Sampe aku pergi ninggalin dia. Kesalahan apa aku juga gak tahu. Entah dia beneran lupa, atau gak pengen nginget2. 

Apapun itu, aku bersyukur bisa lihat cara dia menangisi kepergianku, berarti dia sungguh sayang aku. 

Makasih ya, Sayang. Udah mau sedih buat aku.

Sunday, December 7, 2014

Sunyi



Setelah nonton Sherlock Holmes: His Last Vow …

Sherlock menyadarkanku sesuatu, he said that love is a human error. Di mana ada manusia di situ pasti ada kelemahan. Dan menggunakan titik lemah “cinta” jadi salah satu cara Sherlock menyelesaikan misi detektif nya. You are so mean, Sherl! But,  still the best (Mr. Cumberbatch) :P

Jika Sherlock mengungkap sisi gelap cinta dengan cerdik, dr. Watson mengajarkan bahwa cinta itu anugerah. Watson is a gentleman for real. 

Klise tapi menggelitik untuk dibahas. Saat Watson menyadari bahwa istri yang baru ia nikahi ternyata seorang pembohong. Mary yang dicintai Watson ternyata menyimpan rahasia besar yang membuatnya harus rela menghabisi nyawa sahabat suaminya sendiri. Tapi, yang perlu di highlight di sini adalah sikap Watson setelah tahu kelakuan istrinya. Apa dia marah? Yup, absolutely he did. Marah yang masih terkendali, dia butuh waktu untuk berpikir kemudian memutuskan …

“masalah tentang masa lalumu adalah urusanmu, masalah masa depanmu … adalah hakku. Itu semua yang ingin aku sampaikan, itu semua yang kuingin kau tahu”. Watson melanjutkan “semua ini bukan berarti aku tidak marah, aku sangat marah dan itu akan muncul sekarang dan nanti”.

See? Betapa cinta itu anugerah. Watson menerima istrinya kembali dalam pelukannya. Emang sih, it’s not a fairytale… siapa tahu kedepannya masalah masa lalu istrinya ini akan terus menghantui. Yang jelas Watson memilih untuk gak mau tahu masa lalu istrinya, hidup bahagia dibanding ngeributin siapa dan bagaimana istrinya dulu.

Let’s Back to Reality.

Based on  my retweet :
Iya sih da suka kepo "@idillionaire: Girls always find things out."



Dari sengaja atau tidak sengaja, akhirnya aku tahu ternyata dia juga menyimpan rahasia besar tentang masa lalunya.
Cukup alasan untuk akhirnya hening. 


Days of deafening ....

Wednesday, September 17, 2014

OBLIVION



This is another kind of galau story.
Stop reading if you think it’s ... yeak! Hoek.hoek.cih.

It starts when there’s a question; why scrolling on your phone made me like a nosy, a stalker, a thief, you named it.
Not fun anymore.

Not like when we first met. You gave me a lil’ surprise with that cute wallpaper.
Yeah.. that was really sweet you took then combined my photos became a wallpaper on your phone. 

But now ... last nite was hurt me so bad.
Her name. (Yes, i do really hate her. Even just read her name).

Why?
You became a Flash with your surprising super-speed-busy-hand just for deleting her name on your chat room. Right when i have seen her name hang on it first. A second before.

Then ... wushhh ... i couldn’t see anything.
Twice in a row.

You know that what you did is just waking up Hulk in mine.
Oh come on, i feel sick.

I told you that i hate her. For unknown reason. Even before you know her.
In normal situation, i think i could getting angry. Any woman deserves to be angry if their men act like you did. 

But i feel so obsessed with this relationship from the very beginning.
My goal is to reach the finish line together. Not only i or you. But we, together.

01.40 am
I couldn’t sleep. My curiosity is blooming over my head.
kaBoooM!!!


How did i become so obnoxious?
What is it with you that make me act like this?
I’ve never been this nasty ...
(Pink - Please Don't Leave Me) 


After all, 
"True love never run smooth"... rite?



Saturday, January 25, 2014

TIRA



Bagai gagak putih,
Kehadirannya tak disukai gagak gagak hitam. Namanya Tira. Ia menjadi wanita paling tidak disukai oleh sebagian, beberapa perempuan yang laki-lakinya telah mengenal Tira. 

celaan paling hina pernah ia dengar dengan kuping polos dan otak kosong. 

“dasar perek!” seorang tante memakinya melalui telepon. Tira Cuma bisa mengap-mengap tak mengerti. Tapi merasakan sakitnya.
Itu adalah kali pertama seseorang membencinya karena laki-laki.

Waktu berjalan mengendap,
hingga Tira mengenal banyak macam dari makhluk bernama laki-laki.

Yang kemudian ia ingat sebuah pesan di inbox facebook menghampirinya
Tercatat dua minggu lalu salah satu gagak hitam berkeluh kesah padanya
Melabelinya perempuan paling buruk sedunia
Menginginkan Tira lenyap dari muka bumi.
Enyah bersama rasa yang lelaki itu punya bersama Tira.

Tira mulai bertanya pada otaknya jauh ke dalam hatinya
“Apa salahku?”

Dunia penuh kebebasan ini ternyata belum siap menerima apa adanya dirinya.
Yang katanya merdeka, yang katanya terserah,
Hak asasi pula di ikrarkan
Tapi Tira tersingkirkan.

Makhluk seperti Tira, yang hidup menghembus bersama angin
menguat bagai akar
ternyata dunia belum sanggup hidup harmonis bersama Tira.

Tira banyak mengenal hidup dari mereka, laki-laki.
Pembual yang diidolakan.
Sebagai perempuan Tira pun melayang dengan janji yang tak ditepati,
Terbuai harapan yang terlempar,
Mengayun bersama alunan rayuan, mereka laki-laki.



Tapi Tira banyak belajar, mengambil hikmah,
Menjadi lebih bijak.

Tira, kau sudah lihat bahwa lelaki banyak brengsek.
Maka pilihlah yang tidak, pasti ada.